Minggu, 11 September 2011

SHINee Sukses Manjakan 6 Ribu Shawol Di Konser Singapore


Akhirnya gelaran ‘SHINee World The 1st Concert in Singapore’ selesai digelar. Konser itu mampu memukau kurang lebih 6 ribu penonton yang memadati arena Singapore Indoor Stadium, Sabtu (10/9/2011).
SHINee menyanyikan total 29 lagu diselingi video yang ditampilkan di 3 layar raksasa. Ketika lampu dimatikan, penonton yang kebanyakan remaja perempuan langsung berteriak histeris. Suasana terlihat sangat meriah karena hampir setiap penonton memegang lightstick berwarna pearl aqua (kehijauan).
Minho dan Key tiba-tiba melompat dari bawah panggung. Penonton mulai riuh. Menggunakan pakaian serba hitam, mereka berlima membuka konser dengan ‘The SHINee World’.
‘Sinorita’, ‘Get Down’, ‘Amigo’, dan ‘Juliette’ jadi playlist selanjutnya. Mereka masih bernyanyi dan menari dengan enerjik. Meski hanya berlima, mereka sanggup menguasai panggung yang sangat luas.
Kemudian kursi-kursi dipasang. Mereka berlima kemudian duduk manis dan menyanyikan lagu ‘Hello’. Penonton serempak bernyanyi bersama. Segmen selanjutnya diwarnai lagu ‘Stand by Me’ yang merupakan lagu soundtrack dari drama seri fenomenal ‘Boys Before Flowers’.
Berikutnya giliran mereka tampil solo. Taemin menyanyi dan menari solo dengan ‘A Boy Meet A Girl’, dilanjutkan dengan suara spektakuler Jonghyun dengan ‘Lost Love’.
Giliran Minho agak mengecewakan dengan hanya menari lagu ‘OMG’ tanpa menyanyikannya secara langsung. Namun penonton tetap histeris bergemuruh karena ia muncul di panggung dengan berlutut plus mengenakan jas tanpa kemeja. Terlihat jelas otot-otot yang dilatih pria penyuka olahraga itu.
Berikutnya giliran Key dan Taemin berduet dengan ‘My First Kiss’. Taemin tampil dengan baju perempuan, rok mini ungu bling-bling, stoking, serta baju dan boots pink. Tak lupa wig pirang panjang dan kacamata hitam. Cantik!
Rangkaian lagu terus diputar masih diselingi video. Konser ini mulai membosankan. Namun seperti tahu perasaan penonton, lagu berikutnya adalah lagu-lagu hits SHINee untuk promosi album.
‘Replay’, ‘Love Like Oxygen’, dilanjutkan dengan ‘Ring Ding Dong’ serta ‘Up and Down’. Suasana kembali memanas, apalagi ‘Lucifer’ yang dianggap akan lebih menggairahkan gelaran ini belum juga tampil.
Rupanya ‘Lucifer’ disimpan sebagai puncak acara. Lagu tersebut digubah sehingga reff-nya diulang beberapa kali. Dan dahsyatnya, mereka menyanyikannya menggunakan sling. Sehingga ‘Lucifer’ pun bergema di udara.
Namun kemudian arena konser mendadak terang. Layar utama menunjukkan kata ‘Thank You’. Penonton mulai gelisah menyadari ‘Lucifer’ lagu terakhir dari SHINee,
mereka akhirnya terus menerus meneriakkan encore.
Encore dikabulkan? Tentu saja! Seperti halnya ‘SHINee World Concert’ di Korea dan Jepang, lagu-lagu terakhir SHINee hanya mengenakan kaus bertuliskan SHINee World.
“Senang bisa tampil di hadapan fans Singapura. Do you enjoy it?!” tanya Key yang dijawab teriakan setuju dari ribaun penonton. Confetti mulai ditebar, konser akhirnya ditutup dengan kelima anggota SHINee membungkukkan badan dalam-dalam di sudut kiri kanan panggung.
“Terima kasih, Singapura! Sampai jumpa secepatnya!” janji Key menutup perjumpaan.
Merupakan konser solo, alur konser ini secara keseluruhan hanya menyanyi, menari, dan tampilan video. Interaksi dengan penonton sangat sedikit. Meski demikian Shawol (panggilan untuk fans SHINee) keluar dengan wajah puas dan bahagia.







credit : yeppopo
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...